Tahun, 2007
Nama ku Ahmad Fikri Prajadinata saat itu aku masih duduk di bangku SD kelas 4, singkat saja saat itu aku berumur 9 tahun dan bisa di bilang aku orang paling bodoh di kelas karna sama sekali tidak paham apa yang di katakan guru ku, keseharianku di sekolah hanya untuk memenuhi keinginan orang tua untuk bersekolah tapi saat pembelajaran aku tidak pernah serius, aku lebih sering menghabiskan waktu di sekolah untuk bermain karna saat itu pikiran ku belum dewasa jadi menurutku itu menyenangkan, tanpa ku sadari ternyata aku hanya berjalan ke jalan yang gelap. Ah ya, karena aku adalah orang yang bodoh aku juga kadang di bully, ya hanya sebatas membedakan keberadaan ku saja. tapi semua berubah menjadi kagum padaku saat aku berusaha belajar, saat guruku yang lagi sensi saat itu ntah dia sedang kehilangan sesuatu atau bermasalah dengan gaji nya :v , dia memanggil ku kedepan dan menyuruhku mengerjakan soal yang diberikannya, maka aku jawab dengan tenang. ku kira jawaban ku salah ternyata tidak, alhasil guru ku berhenti memarahi muridnya yang menurutnya tidak bisa mengerjakan soalnya. dari situlah aku mendapatkan kehormatan dari teman-teman ku sampai akhirnya aku naik ke kelas 5
Di Tahun, 2008
pelajaran semakin sulit, yang kutahu hanyalah mengikuti alur nya kehidupanku karna di tahun ini berbeda pelajarannya dengan pelajaran kelas 4 maka aku kembali menjadi orang bodoh dan yah aku tidak di hormati lagi oleh teman teman sekolah ku sampai aku berada di kelas 6, ya tahun 2009, saat itu juga hanya sama saja bedanya aku memiliki teman dan beberapa musuh -_- , di kelas ini aku hanya jadi semakin tambah nakal karna sudah tingkatan paling atas kalian tau lah, merasa semakin bebas seolah olah disekolah itu kita yang berkuasa. mulai dari berkelahi, taruhan, dan yang parahnya yah merokok. dari tiga sifat-sifat kenakalan tadi hanya rokok saja yang tidak aku lakukan, ntah apa di dalam hatiku masih ada sisi baiknya mwahaha, yang jelas sampai ada teman kelas yang sudah mengerti hal dewasa dan itu menjadi pengalaman yah bisa di bilang pengalaman bodoh ku wkwk, because saat itu aku secara tidak langsung menolong teman perempuan ku yang nyaris di telanjangin di kelas saat jam pelajaran telah usai, saat itu aku hanya mengecek saja setiap pintu kelas dan sampai di pintu kelas 6B terdengar suara orang(teman-teman) saat aku membuka nya ya mereka mencoba memaksa untuk membuka pakaian perempuan itu, dengan tenangnya aku bertanya "sedang apa kalian?" dengan muka innocence ku yah karna saat itu aku bener bener innocence tidak bahkan sampai sekarang(kuliah) wokwkwk, mereka langsung glabakan dan bersikap biasa, ada yang pergi ada yang diem aja jadi aku bilang "ini di buka aja pintunya takut nanti guru mengunci kelasnya" setelah itu aku meninggalkannya. setelah itu menunggu jemputan yang bikin aku kesel -_- jadi aku putuskan untuk pulang jalan kaki, tapi anehnya perempuan tadi yang di kelas ada dan bilang "makasih" ke gw wow, yah aku tidak paham kenapa dia berterima kasih saat itu jadi yaudah terserah dia. pengalaman lainnya di kelas 6 mungkin tentang nyawa ku yang berujung maut wkwk, saat itu ikut bareng teman hujan hujanan, karna efek hujan otomatis di kali kan jadi penuh tuh air jadi berenang disana sebenarnya aku belum pernah berenang tapi karna kebodohan ku yang sangat jenius aku langsung terjun ke kali yang dalam dan berarus, aku tenggelem terbawa arus dan saat itu aku mikir didalam air "ini kenapa ya agak aneh, susah bernapas dan suaranya aneh" akhirnya ada yang ngangkat aku tapi aku tidak sadar tau tau sudah di ujung saat aku terjun, yang nyelamatin ntah siapa bapak bapak disitu, yah hampir nggak bisa balik lagi aku ke rumah untung aja ada bapak yang sedang motong rumput disana wkwk, karna aku masih kecil ya aku tidak terlalu memikirkan jika tadi tidak ada yang nyelamatin, jadi ya main lagi. dan hari hari berikutnya yah masih banyak apa yang terjadi tapi kebanyakan ialah sekolah yang membosankan. sampai akhirnya ujian nasional SD, banyak sekali try out, padahal yang jawab sama sama, jadi aku ngikut ngikut saja. alhasil pas ujian aku cuma berpikir menggunakan insting dan pengetahuan yang ada untuk menjawab sebut saja asal jawab yang penting logic wkwk :v , dan ternyata aku lulus dengan nilai yang biasa juga :v , disitu aku juga tidak paham apa aku harus senang atau sedih karna yang tadi aku bilang pemikiran ku terlalu innocence aku hanya mengikuti alur jalannya hidupku. dan orang tua ku menyuruhku melanjutkan ke jenjang sekolah berikutnya. ya, sekolah SMP, di pikiran ku "wah akhirnya aku ke SMP dimana kakak ku dulu pernah SMP" ya sudahlah ku ikuti saja apa kemauan orang tua ku. tanpa ku sadari itu bisa dibilang berguna untuk ku, padahal sama saja aku tetaplah bodoh.
Ya, sampai disini dulu Kisah hidupku saat SD lain kali akan ku lanjutkan dengan part berikutnya, oh iya aku memulai membuat kisah hidupku saat ini, saat aku kuliah haha
Jadi, apa kalian bernasib sama denganku? maksudnya bukan kebodohanku tapi berpikir sama bahwa dari kecil kita sudah disuruh orang tua bersekolah tanpa harus kita ketahui kenapa, ya jadi ini seperti keinginan orang tua kita bukan kita yang menentukannya. tapi yang namanya orang tua pasti melakukan yang terbaik untuk kita dan mungkin itu sudah terbukti jika tidak kita tidak tau bagaimana caranya menulis sekarang hihi. ok sekian bye bye!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar